Sabtu, 29 April 2017

PERLUNYA SETIAP KITA BERDAKWAH

BISMILLAH..

awalnya ragu untuk menulis dan berdakwah untuk saling nasihat menasihati dan saling mengingatkan dijalan allah hal ini dikarenakan dengan terbatasnya ilmu syar’i yang dimiliki akan tetapi hal itu bukan halangan bagi setiap pribadi kita untuk tidak mau berdakwah dan mengingatkan diri kita keluuarga kita teman maupun saudara-saudara kita serta saling nasihat menasihati dijalan Allah SWT. sebagaimana yang Rosululloh saw telah sabdakan dalam hadistnya yang artinya "sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat".


hal ini tentunya memberikan kita motivasi untuk semangat beramal serta berdakwa dijalan-NYA sebagaimana yang beliau sabdakan dalam hadistnya yang lain yang artinya "Siapa yang mencontohkan perbuatan baik dalam Islam, lalu perbuatan itu setelahnya dicontoh (orang lain), maka akan dicatat untuknya pahala seperti pahala orang yang mencontohnya tanpa dikurangi sedikitpun pahala mereka yang mencontohnya. Dan barangsiapa mencontohkan perbuatan buruk, lalu perbuatan itu dilakukan oleh orang lain, maka akan ditulis baginya dosa seperti dosa orang yang menirunya tanpa mengurangi mereka yang menirunya". (HR. Muslim dari Jarir bin Abdillah ra).


sungguh beruntung diri kita bila menjadi perantara mendapatkan hidayahnya seseorang, berdasarkan hadist tersebut jadi tidak ada alasan buat kita untuk tidak berdakwah mengingat kita hidup dijaman yang penuh dengan fitnah dan subhat seperti sekarang ini diperlukan dari setiap kita untuk saling mengingatkan dan saling nasihat menasihati dijalan Allah swt.


meskipun terbatasnya ilmu yang kita miliki semoga allah akan memberikan kita semua ilmu yang bermanfaat bagi diri kita dan orang lain tentunya seperti yang rosululloh telah sabdakan
"Sesungguhnya para ulama adalah pewaris para nabi, dan para nabi tidaklah mewariskan dinar ataupun dirham, tetapi mewariskan ilmu. Barang siapa mengambilnya, sungguh dia telah mengambil bagian yang sangat mencukupi.” ( HR. Abu Dawud ).


semoga apa yang kita sampaikan dengan mengajak kepada kebikan dan hidayah ini kelak akan menjadi amal ibadah buat kita diakhirat kelak
aamiin aamiin yaa rabbal’aalaamiin.
waallahualam.

Minggu, 23 April 2017

BENCANA LISAN

BISSMILLAH..
 Lisan adalah salah satu karunia Allah yang sepatutnya kita jaga. Menjaga lisan dapat dilakukan dengan tidak mengatakan yang tidak bermanfaat.
Rasulullah saw bersabda " diantara kebaikan islam seseorang ialah meninggalkan apa yang tidak diperlukannya "(H.R Tirmidzi dan Al-Baghawy).


Tidak sedikit orang yang tergelincir dari lisannya padahal kita sering diingatkan oleh sebuah peribahasa yang mengatakan " mulutmu harimaumu" peribahasa itu mengungkapkan bahwa betapa besarnya pengaruh akibat ketidakmampuan kita menjaga lisan.


Apabila lisan tidak dijaga maka akan menimbulkab bencana. Salah satu bencana itu adalah ghibah. Ya ghibah satu kata yang tidak asing lagi di telinga kita.
Didalam al-Qur'an Allah Swt menyebutkan larangan ghibah dan menyamakan  pelaku ghibah sebagai orang yang memakan bangkai saudaranya sendiri. Dalam sebuah hadis juga disebutkan :
"Sesungguhnya darah , harta, dan kehormatan kalian adalah haram atas diri kalian." (Bukhari-Muslim)

.
Makna ghibah disini adalah kita menyebut-nyebut orang yang tidak ada disisi kita dengan perkataan yang membuat orang tersebut tidak suka jika mendengarnya sekalipun itu benar dan jika tidak maka akan jatuh fitnah. Perlu diketahui pula bahwa ghibah adalah dosa yang lebih keras dari zina.
 Rasulullah saw bersabda "jauhilah ghibah, karena ghibah itu lebih keras dari pada zina. Sesungguhnya seseorang telah berzina dan minum khamr. Kemudian bertaubat dan Allah pun mengampuni dosanya. Sedangkan orang yang melakukan ghibah tidak akan diampuni Allah hingga orang yang dighibahinya mengampuni serta meridhoinya.


Apapun yang dimaksudkan untuk mencela, maka itu termasuk ghibah entah dengan perkataan atau lainnya, seperti kedipan mata , isyarat, ataupun tulisan.
Dosa ghibah bukan hanya dirasakan oleh orang yang mengghibah namun juga oleh pendengarnya kecuali ia mengingkari dengan lidah atau minimal hatinya.
wallahualam.

Jumat, 21 April 2017

8 NASIHAT UMAR BIN KHATAB RA

 :*
*1.* _Barang siapa yang meninggalkan ucapan yang tidak perlu, maka dia akan diberi hikmah._
sebagian dari kita banyak yang berbiacara hanya menggunakan hawa nafsunya saja tanpa berpikir apakah yang kita ucacapkan itu bermanfaat atau tidak menyinggung perasaan orang lain atau tidak,kadang kita berbicara hanya apa saja yang kita anggap baik, padahal apa yang kita anggap baik itu belum tentu baik pula dipandangan orang lain.

*2.* _Barang siapa yang meninggalkan penglihatan yang tdak perlu, maka dia akan diberi kekhusyukan dalam hati._
bukan hal mudah di jaman sekarang yang penuh  dengan fitnah untuk menundukkan pandangan meninggalkan penglihatan yang tidak perlu terutama bagi para lelaki dimana aurat wanita begitu mudah dan gampang terumbar bahkan sampai dijalan jalan,meskipun berpakaian tetapi hakikatnya telanjang, padahal dalam konteks ini jika kita mampu meninggalkan penglihatan yang tidak perlu maka akan diberi kekhusyukan didalam hati.

*3.* _Barang siapa yang meninggalkan makan berlebihan, maka dia diberi kenikmatan beribadah._
makan lah secukupnya karna kebanyakan makan apalagi sampai berlebihan akan membuat kita malas dalam beribadah, didalam hadist rosululloh saw juga disebutkan "makan lah kalian sebelum lapar dan berhenti lah sebelum kenyang.

*4.* _Barang siapa yang meninggalkan tertawa berlebihan, maka dia akan diberi kenikmatan._
seperti halnya berbicara tertawapun bahkan sampai berlebihan gada manfaatnya bahkan jika kebanyakan tertawa akan mematikan hati sehingga melupakan kehidupan akhirat.

*5.* _Barangsiapa meninggalkan humor, maka dia akan diberi kehormatan._
sibukkanlah diri diri kita dengan menyebut dan mengingat-NYA karena hanya dengan berdzikir kepada-NYA lah hati menjadi tenang, tinggalkanlah perbuatan yang hanya membuat kita lalai


*6.* _Barang siapa meninggalkan cinta duniawi, maka dia akan diberikan kecintaan akhirat._
semoga kita dapat meninggalkan kecintaan dunia ini secara berlebih karena hakikat nya kesenangan dan kecintaan dunia hanyalah kesenangan yang menipu dan akhiratlah tempat kembali yang kekal.

*7.* _Barang siapa yang meninggalkan perhatiannya kepada aib orang lain, maka dia akan diberi kemampuan memperbaiki aibnya sendiri._
bukan hal yang baru jika sebagian dari kita hanya melihat aib dan kesalahan orang lain tanpa kita melihat aib yang ada pada diri kita bermuhasabah dirilah kita karena setiap perbuatan akan dimintai pertanggungan jawabannya janganlah lagi kita sibuk melihat aib orang tetapi perbaikilah aib dan kesalahan kita,barang siapa yang menutupi aib saudara nya maka niscaya allah akan menutupi aib aibnya.

*8.* _Barang siapa yang meninggalkan penelitian tentang bagaimana wujud Allah, maka dia akan terhindar dari niat berpura-pura terhadap agama-Nya._
allah swt adalah dzat yang maha agung yang tiada illah yang berhak disembah selain ENGKAU tiada pantas bagi makhluk-NYA memikirkan hal yang demikian itu karena iman letaknya dihati.

semoga kita dapat mengamalkannya dikehidupan kita sehari hari
aamiin..

*Semoga bermanfa'at* ðŸŒ¹